Liburan
kecil kaum kusam
Danau tanralili
mungkin tak seasing dulu lagi. Sebuah anugrah Tuhan yang hampir tak pernah sepi
oleh kunjungan para penikmat alam sejati. pada Jum’at 18 April 2014, sekelompok
mahasiswa yang keseluruhan tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Buol Makassar
menikmati masa liburan kecilnya dengan tujuan danau tanralili kota Malino Kab
Gowa Sulawesi Selatan, Liburan kecil ini merupakan hadiah dari yang Kuasa atas
sebuah pencapaian generasi mereka. Melalui restorasi yang mereka lakukan,
akhirnya Wadah Silaturahim bagi pemuda/i buol kini tidak lagi mati suri.
Berdasarkan ulasan saudara Tarizi(Etar) selaku Kordinator Liburan Part I, melaporkan bahwa tim yang akan mengikuti liburan kali ini berjumlah 14 orang dengan perempuan terdiri dari (Uny,Ningsih,Nur) dan Laki-laki (Yudhi,Randy,Pikong,Aswin,Etar,Reza,Imam,Emil,Dedy,Irwin,Safar). Adanya beberapa persiapan serta kendala-kendala yang mereka hadapi sehingga tim baru meninggalkan Kediaman Ketua Umum sekitar pukul ±19.30 WITA, ruas Jalan poros yang menghubungkan Kota Makassar & kabupaten Gowa terpantau ramai dan lancar.
Berdasarkan ulasan saudara Tarizi(Etar) selaku Kordinator Liburan Part I, melaporkan bahwa tim yang akan mengikuti liburan kali ini berjumlah 14 orang dengan perempuan terdiri dari (Uny,Ningsih,Nur) dan Laki-laki (Yudhi,Randy,Pikong,Aswin,Etar,Reza,Imam,Emil,Dedy,Irwin,Safar). Adanya beberapa persiapan serta kendala-kendala yang mereka hadapi sehingga tim baru meninggalkan Kediaman Ketua Umum sekitar pukul ±19.30 WITA, ruas Jalan poros yang menghubungkan Kota Makassar & kabupaten Gowa terpantau ramai dan lancar.
Sebelum melanjutkan perjalanan menuju danau tanralili
Sepanjang perjalannya, sedikit hambatan kerap kali terjadi, lebih-lebih setelah
memasuki pedataran tinggi daerah malino yang ditandai oleh perubahan suhu yang
sangat dingin. Dengan kondisi jalan yang cukup lebar dan mulus untuk dilalui
sehingga tim tiba di kota malino tepat, pada pukul ± 22.00 Wita, sembari
melakukan aklimatisasi dengan keadaan suhu setempat, tim mengepak kembali
barang-barang mereka dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju dusun terakhir,
sebelum perjalan dilanjutkan kedanau
tanralili yang insyallah dilanjutkan ke esokan harinya.
Disela-sela lelahnya perjalanan, tim sesekali melakukan sesi pemotretan
Sabtu pagi pukul 06.00 Wita indahnya panorama Dusun
Lengkes mulai memancarkan sinarnya megahnya, kekaguman nampak dari raut wajah
kami, masyarakatnya yang ramah menambah hikmatnya keindahan Dusun Lengkes. ± 2
jam setelah menghabiskan waktu dengan sarapan di Dusun Lengkes, Kami mulai
melanjutkan perjalanan menuju Danau Tanralili, tepat pada pukul ± 08.00 Wita,
diawali dengan D'oa tim mulai melangkahkan kaki
menapaki jalan sempit yang beralaskan batu.
Dua puluh menit
telah berlalu, candaan dan guraan dari saudara Yudhi,Aswin beserta kawan-kawan
yang berasal dari kompi sukaria memecahkan suasana yang berbalutkan lelah.
Hentakan Kaki kiri dan kanan yang kian bekerja diluar dari biasanya menjadi
tantangan tersendiri bagi tim kami.
Kondisi medan yang sangat ekstrim akan terlewatkan begitu saja apabila tim mulai mendokumentasikan perjalannya, seketika raup wajah yang penuh lelah tertutupi oleh senyum ceria dari para pemuda yang sangat luar biasa. Tidak terasa setelah menempuh perjalanan ± 2 jam, akhirnya tim tiba di danau tanralili, Keindahan panorama Alamnya yang khas telah membayar semua lelah yang dilalui.
Kondisi medan yang sangat ekstrim akan terlewatkan begitu saja apabila tim mulai mendokumentasikan perjalannya, seketika raup wajah yang penuh lelah tertutupi oleh senyum ceria dari para pemuda yang sangat luar biasa. Tidak terasa setelah menempuh perjalanan ± 2 jam, akhirnya tim tiba di danau tanralili, Keindahan panorama Alamnya yang khas telah membayar semua lelah yang dilalui.
Dari balik kabut
yang tebal serta bertaburkan bebatuan raksasa yang berdiri tegak dihadapan
kami, tersirat sebuah kekaguman akan kejelasan kuasa Tuhan, semoga melalui
sepenggal perjalanan ini, sedikit menyisahkan bekas yang teramat bermanfaat
bagi kita!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar